CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Rabu, 15 Juni 2011

초콜릿

Akhir-akhir ini gu mad about chocolate. Gu banyak banget makan coklat. Ga tau de ada apaan ? Gara-gara gu sedang dalam masa pertumbuhan jadi ada feeling yang kuat buat makan coklat. *<- agak ga nyambung ya ?* Ini ada foto coklat yang sudah dan akan gu makan, jiahahaha :D Sekalian, post ini adalah post buat new label "Hellpedia" #tepuktangan



Dan ini ada sejarah coklat:


Cokelat dihasilkan dari kakao (Theobroma cacao) yang diperkirakan mula-mula tumbuh di daerah Amazon utara sampai ke Amerika Tengah. Mungkin sampai ke Chiapas, bagian paling selatan Meksiko. Orang-orang Olmec memanfaatkan pohon dan, mungkin juga, membuat “cokelat” di sepanjang pantai teluk di selatan Meksiko. Dokumentasi paling awal tentang cokelat ditemukan pada penggunaannya di sebuah situs pengolahan cokelat di Puerto Escondido, Honduras sekitar 1100 -1400 tahun SM. Residu yang diperoleh dari tangki-tangki pengolahan ini mengindikasikan bahwa awalnya penggunaan kakao tidak diperuntukkan untuk membuat minuman saja, namun selput putih yang terdapat pada biji kokoa lebih condong digunakan sebagai sumber gula untuk minuman beralkohol.

Residu cokelat yang ditemukan pada tembikar yang digunakan oleh suku Maya kuno di Río Azul, Guatemala Utara, menunjukkan bahwa Suku Maya meminum cokelat di sekitar tahun 400 SM. Peradaban pertama yang mendiami daerah Meso-Amerika itu mengenal pohon “kakawa” yang buahnya dikonsumsi sebagai minuman xocolātl yang berarti minuman pahit. Menurut mereka, minuman ini perlu dikonsumsi setiap hari, entah untuk alasan apa. Namun, tampaknya cokelat juga menjadi simbol kemakmuran. Cara menyajikannya pun tak sembarangan. Dengan memegang wadah cairan ini setinggi dada dan menuangkan ke wadah lain di tanah, penyaji yang ahli dapat membuat busa tebal, bagian yang membuat minuman itu begitu bernilai. Busa ini sebenarnya dihasilkan oleh lemak kokoa (cocoa butter) namun kadang-kadang ditambahkan juga busa tambahan. Orang Meso-Amerika tampaknya memiliki kebiasaan penting minum dan makan bubur yang mengandung cokelat. Biji dari pohon kakao ini sendiri sangat pahit dan harus difermentasi agar rasanya dapat diperolah. Setelah dipanggang dan dibubukkan hasilnya adalah cokelat atau kokoa. Diperkirakan kebiasaan minum cokelat suku Maya dimulai sekitar tahun 450 SM - 500 SM. Konon, konsumsi cokelat dianggap sebagai simbol status penting pada masa itu. Suku Maya mengonsumsi cokelat dalam bentuk cairan berbuih ditaburi lada merah, vanila, atau rempah-rempah lain. Minuman Xocoatl juga dipercaya sebagai pencegah lelah, sebuah kepercayaan yang mungkin disebabkan dari kandungan theobromin di dalamnya.

Ketika peradaban Maya klasik runtuh (sekitar tahun 900) dan digantikan oleh bangsa Toltec, biji kokoa menjadi komoditas utama Meso-Amerika. Pada masa Kerajaan Aztec berkuasa (sampai sekitar tahun 1500 SM) daerah yang meliputi Kota Meksiko saat ini dikenal sebagai daerah Meso-Amerika yang paling kaya akan biji kokoa. Bagi suku Aztec biji kokoa merupakan “makanan para dewa” (theobroma, dari bahasa Yunani). Biasanya biji kokoa digunakan dalam upacara-upacara keagamaan dan sebagai hadiah.

Cokelat juga menjadi barang mewah pada masa Kolombia-Meso Amerika, dalam kebudayaan mereka yaitu suku Maya, Toltec, dan Aztec biji kakao (cacao bean) sering digunakan sebagai mata uang. Sebagai contoh suku Indian Aztec menggunakan sistem perhitungan dimana satu ayam turki seharga seratus biji kokoa dan satu buah alpukat seharga tiga biji kokoa.

Sementara tahun 1544 M, delegasi Maya Kekchi dari Guatemala yang mengunjungi istana Spanyol membawa hadiah, di antaranya minuman cokelat.

Di awal abad ke-17, cokelat menjadi minuman penyegar yang digemari di istana Spanyol. Sepanjang abad itu, cokelat menyebar di antara kaum elit Eropa, kemudian lewat proses yang demokratis harganya menjadi cukup murah, dan pada akhir abad itu menjadi minuman yang dinikmati oleh kelas pedagang. Kira-kira 100 tahun setelah kedatangannya di Eropa, begitu terkenalnya cokelat di London, sampai didirikan “rumah cokelat” untuk menyimpan persediaan cokelat, dimulai di rumah-rumah kopi. Rumah cokelat pertama dibuka pada 1657.

Di tahun 1689 seorang dokter dan kolektor bernama Hans Sloane, mengembangkan sejenis minuman susu cokelat di Jamaika dan awalnya diminum oleh suku apothekari, namun minuman ini kemudian dijual oleh Cadbury bersaudara.

Semua cokelat Eropa awalnya dikonsumsi sebagai minuman. Baru pada 1847 ditemukan cokelat padat. Orang Eropa membuang hampir semua rempah-rempah yang ditambahkan oleh orang Meso-Amerika, tetapi sering mempertahankan vanila. Juga mengganti banyak bumbu sehingga sesuai dengan selera mereka sendiri mulai dari resep khusus yang memerlukan ambergris, zat warna keunguan berlilin yang diambil dari dalam usus ikan paus, hingga bahan lebih umum seperti kayu manis atau cengkeh. Namun, yang paling sering ditambahkan adalah gula. Sebaliknya, cokelat Meso-Amerika tampaknya tidak dibuat manis.

Cokelat Eropa awalnya diramu dengan cara yang sama dengan yang digunakan suku Maya dan Aztec. Bahkan sampai sekarang, cara Meso-Amerika kuno masih dipertahankan, tetapi di dalam mesin industri. Biji kokoa masih sedikit difermentasikan, dikeringkan, dipanggang, dan digiling. Namun, serangkaian teknik lebih rumit pun dimainkan. Bubuk cokelat diemulsikan dengan karbonasi kalium atau natrium agar lebih mudah bercampur dengan air (dutched, metode emulsifikasi yang ditemukan orang Belanda), lemaknya dikurangi dengan membuang banyak lemak kokoa (defatted), digiling sebagai cairan dalam gentong khusus (conched), atau dicampur dengan susu sehingga menjadi cokelat susu (milk chocolate).

Source: wikipedia

Sabtu, 28 Mei 2011

First Impression

I wanna go home . . . . . . This is the most simple way to express my feeling now. <= emm, ada salah kata ga ya ? *ga peduli akh*
Sumpah,di sini kayaknya susah banget nyari temen, ini guanya yang kurang gaul atau gimana ya ? Sumpah, gu cuma dapet temen dikit *including my roommate*. Akh, bt bt bt.

Rabu, 27 April 2011

Weird

Hadoh, kuq perasa.an gu agak.ny ga enak ya ? sumpah aja, bawa.an.ny ga enak dari tadi. gu bingung kenapa ? perasa.an tadi uda baik" aja de, ga ada perasa.an kayak gini. sumpah, gk bener" ga tau kenapa gu ngerasa kayak gini. gu takut ada something bad happen.

Senin, 04 April 2011

Just in Short Time

Ternyata yang tadi itu cuma euphoria sementara aja. Makin siang malah makin ilang. Demi apa si Tuhan, ga bisa tah dibuat satu hari and satu malam full gitu ? Nanggung lho tuhan, padahal uda 12 jam.an lha. Kan jarang-jarang tuhan saya bisa bahagia kayak tadi dalam keadaan penuh beban begini. Huh T~T

Minggu, 03 April 2011

Sudden Hapy

~INTERMEZO~

Tuhan, terimakasih atas rasa bahagia yang Kau berikan padaku hari ini walaupun aku tidak tahu bahagia karena apa (?). Andai saja rasa bahagia ini dapat bertahan lama. Rasanya semua beban yang ku tanggung terbang terbawa angin.

Kamis, 31 Maret 2011

Rujak *loh?

Hadoh, kenapa ya ama perasaan gu hari ini. Kuq campur-campur. Bt dll. Pokoknya bawaannya pengen sendiri terus. Gu bt banget ama semua yang ada di sekitar gu. Kenapa ? Gu aja ga tau. Hadoh, gu ini aneh banget ya ? Ya beginilah gu. Tpi sumpah, ada yang ngejanjel kayaknya di perasaan gu. Tapi, gu ga tau apa ? Gimana ya ? Ya gtu dah. Hadoh, gu mulai gila. Apa si ? Emm . . . Kzkzkz. Zzzzz (error berat mode: on) SOME ONE HELP ME . . . ! ! !

Udahan dulu dah, uda mulai Sholat Jumatnya. <= PARAH, bukannya dengerin ceramah malah nge blog

Minggu, 30 Januari 2011

Historical Day

Dua hari ini harusnya jadi hari bersejarah buat gu. Gmana engga, kemaren gu masuk koran tau. Hha, ga nyangka kan ? Yang pasti bukan di bagian kriminal ya. :p

Terus, kemaren juga harusnya menjadi hari bahagia. Tpi ternyata dewa fortuna (bosen dewi terus, sekarang pake dewa dun) belum berpihak sama gu. Yap, gu gagal lolos babak seleksi debate.
Ini nih hasilnya:
1. NDS A (gu, Amri, and Sabiel) peringkat 10 and gagal masuk babak berikutnya
2. NDS B (Ibnu, Dika P, and Laras) peringkat 8 besar and berhasil masuk babak berikutnya
3. NDS C (Luli, Denny, and Gendhy) peringkat belasan and juga gagal masuk babak berikutnya

Untuk hari ini, gu uda kelewatan 2 events penting yang mungkin ga bakal keulang.
1. Yap, team NDS B (Ibnu, Dika P, and Laras.red) yang masuk babak berikutnya berhasil mendapat gelar JUARA 1. Walaupun team gu gagal, gu seneng karena ada wakil skul gu yang menang. Horay . . . :D
2. Gu ga nonton SS3 di Spore. Sebagai penggemar K-pop, gu sedih banget. T_T